BERSEMANGATLAH MENYEBARKAN ILMU DI TENGAH UMAT MANUSIA

BERSEMANGATLAH MENYEBARKAN ILMU DI TENGAH UMAT MANUSIA

Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam pernah bersabda :

"Barangsiapa yang dikehendaki oleh Alloh untuk memperoleh kebaikan, maka Alloh akan jadikan dia *orang yang paham (mengerti) tentang agama ini."(HR *Imam Al-Bukhori* dan *Imam Muslim)

Syaikh Al-'Allamah Ibnu Utsaimin rohimahulloh menjelaskan :

"Wasiatku untuk diriku dan untuk kalian semuanya adalah : Hendaknya kalian *bersemangat dalam menyebarkan ilmu di tengah umat manusia, dan janganlah kalian meremehkan ilmu itu sedikitpun"

Apabila kamu mengajarkan suatu permasalahan ilmu kepada seseorang, lalu dia beramal dengannya, kemudian dia juga mengajarkan (ilmu tadi) kepada yang lainnya, yang lainnya dan yang lainnya, maka semuanya akan mendapatkan pahala atas amalannya masing-masing seperti yang telah kamu tunjukkan (ajarkan kepadanya), dan kamu pun juga mendapatkan pahala yang semisalnya. Liqo' Al-Babil Maftuh, hal. 86.

Catatan :

1. Ya, hendaknya kita semua, tetap bersemangat untuk *mempelajari ilmu agama, kemudian setelah kita paham hendaknya kita amalkan dgn penuh Istiqomah, selanjutkan kita juga bersemangat berdakwah dan mengajak orang lain utk mengikuti kebaikan dan nikmatnya syari'at agama Islam yg indah ini.

2. Dalam hadits-hadits yg shohih, Nabi shollallohu alaihi wa sallam banyak mendorong kita agar semangat mengajak orang kepada syari'at agama Islam yg mulia ini. Diantaranya adalah sebagai berikut :

Dalam hadits dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al-Anshori rodhiyallohu ‘anhu, ia berkata bahwa Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :

“Barangsiapa yang menunjuki orang lain kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakan kebaikan tersebut.”(HR. Imam Muslim no. 1893).

Demikian pula dalam hadits dari Abu Hurairah rodhiyallohu anhu, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda :

“Barangsiapa memberi contoh/keteladanan dalam Islam (yakni menjadi pelopor) suatu amalan kebaikan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya pahala semisal pahala orang yang mengamalkannya/yang mengikuti keteladannyanya tsb, tanpa mengurangi sedikitpun pahala yang mereka peroleh.

Sebaliknya, barangsiapa menjadi pelopor suatu amalan kejelekan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya dosa semisal dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.”(HR. Imam Muslim no. 1017)

Jadi, orang yang memberi contoh/keteladanan yg baik ataupun yg buruk, dan orang-orang yg mengikuti/meneladaninya, masing-masing akan mendapatkan pahala atau dosa, sesuai amalan baik atau buruk yg dilakukannya tersebut.

Semoga Alloh ta'ala jadikan kita termasuk golongan orang-orang yg selalu mengajak kepada kebaikan.

Oleh: Abu Abdirrohman Yoyok 


Comments

Popular posts from this blog

DEDIKASI UMUR 55 TH KEATAS (HARUS DIBACA NIH BAGUS)

AL-QUR’AN DAN PERNIAGAAN YANG TIDAK MERUGI

JAUHILAH UCAPAN YANG TIDAK BERMANFAAT!ㅤ